1. Tentang Pencetakan Bubur Kertas Pencetakan bubur kertas adalah teknologi pembuatan kertas tiga dimensi. Teknologi ini menggunakan bubur serat tumbuhan (kayu, bambu, alang-alang, tebu, bubur jerami, dll.) atau bubur daur ulang dari produk kertas bekas sebagai bahan baku, dan menggunakan proses unik serta aditif khusus untuk membentuk produk kertas tiga dimensi dengan bentuk tertentu pada mesin cetak dengan cetakan khusus. Proses produksinya diselesaikan dengan pembuatan bubur kertas, pencetakan adsorpsi, pengeringan, dan pembentukan, dll. Teknologi ini tidak berbahaya bagi lingkungan; dapat didaur ulang dan digunakan kembali; volumenya lebih kecil daripada plastik busa, dapat ditumpuk, dan mudah untuk diangkut. Selain untuk membuat kotak makan siang dan makanan, pencetakan bubur kertas juga digunakan untuk kemasan bantalan dan tahan guncangan pada peralatan rumah tangga, produk 3C, produk kimia sehari-hari, dan produk lainnya, dan telah berkembang sangat pesat.
2. Proses pencetakan produk cetakan pulp 1. Proses penyerapan pulp A. Definisi proses Pencetakan penyerapan pulp adalah metode pemrosesan di mana serat pulp diserap vakum ke permukaan cetakan kemudian dipanaskan dan dikeringkan. Serat kertas diencerkan dengan air hingga proporsi tertentu, diserap secara merata ke permukaan kontur cetakan melalui pori-pori cetakan, air diperas, ditekan dengan panas dan dikeringkan untuk membentuk, dan tepinya dipangkas. B. Karakteristik proses Biaya proses: biaya cetakan (tinggi), biaya per unit (sedang)
Produk-produk umum: ponsel, wadah tablet, kotak hadiah kosmetik, dll.;
Produksi yang cocok untuk: produksi massal;
Kualitas: permukaan halus, sudut R dan sudut kemiringan kecil;
Kecepatan: efisiensi tinggi; 2. Komposisi sistem A. Peralatan pencetakan: Peralatan pencetakan terdiri dari beberapa bagian, terutama panel kontrol, sistem hidrolik, sistem vakum, dll.
B. Cetakan cetak: Cetakan cetak terdiri dari 5 bagian, yaitu cetakan hisap bubur, cetakan ekstrusi, cetakan atas pengepresan panas, cetakan bawah pengepresan panas, dan cetakan transfer.
C. Bubur Kertas: Ada banyak jenis bubur kertas, termasuk bubur kertas bambu, bubur kertas tebu, bubur kertas kayu, bubur kertas alang-alang, bubur kertas jerami gandum, dll. Bubur kertas bambu dan bubur kertas tebu memiliki serat panjang dan daya tahan yang baik, dan umumnya digunakan untuk produk dengan persyaratan yang lebih tinggi. Bubur kertas alang-alang, bubur kertas jerami gandum, dan bubur kertas lainnya memiliki serat pendek dan relatif rapuh, dan umumnya digunakan untuk produk yang lebih ringan dengan persyaratan yang lebih rendah.
3. Alur proses: Bubur diaduk dan diencerkan, kemudian bubur diserap ke dalam cetakan penyerapan bubur dengan vakum, dan selanjutnya cetakan ekstrusi ditekan ke bawah untuk memeras kelebihan air. Setelah cetakan atas dan bawah ditutup dan dipanaskan hingga berbentuk dengan pengepresan panas, bubur dipindahkan ke area penerimaan oleh cetakan transfer.
III. Penerapan cetakan pulp dalam industri kosmetik. Dengan penyesuaian kebijakan nasional, karakteristik hijau, ramah lingkungan, dan mudah terurai dari cetakan pulp telah diakui oleh merek kosmetik terkemuka. Penggunaannya secara bertahap meluas dalam pengemasan industri kosmetik. Cetakan pulp dapat menggantikan produk plastik untuk baki bagian dalam dan juga dapat menggantikan karton abu-abu untuk kemasan luar kotak hadiah.
Waktu posting: 28 Agustus 2024
